Tuesday, October 20, 2009

Pindahan!!!#4 [kakek love nenek]


      Karena semester ini aku tidak ada kelas di kampus di universitas Kyungsung aku belajar di lab di universitas Busan. Supaya tidak capai bolak-balik aku cari tempat tinggal di dekat universitas Busan di bantu oleh seniorku. Sempat susah juga nyari tempat tinggal yang cocok. Entah ga cocok harganya atau fasilitasnya.

      Setelah menimbang-nimbang akhirnya aku putuskan untuk tinggal di tempat yang paling akhir kami coba lihat. Ini pertama kalinya aku tinggal ngekos di dalam rumah keluarga korea (kalau homestay sih udah pernah sebelumnya). Yang punya rumah itu kakek-kakek dan tinggal hanya bersama istrinya. Di kamarku tidak ada apa-apa cuma ada 1 lemari baju, juga tidak ada internet. Aku pikir ga mengapa toh cuma pulang untuk tidur dan sisanya lebih sering berada di lab.

      Cerita lucu waktu cari rumah. Aku mau tanya tentang jaringan internet disana supaya lebih mudah kontak dengan keluarga.
Aku : "Kek, disini bisa pakai internet?"
Si kakek : "Boleh aja pakai, asal jangan habis listrik banyak."

Sampai di jalan aku kepikiran, kok si kakek jawabnya agak kurang nyambung. Waktu aku cek lagi ternyata ga ada jaringan internet disana, si kakek sepertinya kurang mengerti internet itu apa. Mungkin di kiranya asal ada komputer bisa internetan. Mungkin salah juga aku tanyanya, dalam bahasa korea ada kata yang bisa berarti 'bisa' dan 'boleh'.


foto bersama cucu mereka yang datang waktu chusok


      Nenek tidak bisa bergerak, hanya tiduran terus karena sakit. Jadi setiap hari kakek yang memasak, mengurus rumah dan merawat nenek. Si kakek juga hampir selalu di rumah saja dan khawatir kalau harus meninggalkan rumah lama-lama. Kadang aku iri melihat kakek nenek itu. Bisa nggak ya punya suami yang setia sampai tua seperti itu? :)

Thursday, October 15, 2009

Makanan halal di Korea


      Kadang susah-susah gampang mencari makanan halal di Korea. Apalagi yang kurang bisa berbahasa Korea. Susah untuk bertanya kepada penjual di restoran dan membaca bahan makanan yang ada di kemasan.

      Berikut coba saya share keterangan bahan makanan yang saya ketahui :

* what is?
- 분말[bunmal] (powder)
- 효모[hyomo] (yeast/ragi)
- 경화유[kyonghwayu] (hardened[hydrogenated] oil)
- 식초[sikcho] (cuka)



* no :
- 돼지고기[dwejigogi], 돈지[donji] (daging babi)
- 햄[hem] (ham, daging babi olahan)
- 소고기[sogogi], 쇠고기[soegogi], 쇳고기[soetgogi], 비프[bipe] (daging sapi)
- 닭고기[dakgogi], 치킨[chikin] (ayam)
- 동물성[dongmulsong] (hewani)
- 젤라틴[jellatin] (gelatin)
http://id.wikipedia.org/wiki/Gelatin
Biasanya terdapat di snack yang mengandung jeli, marshmalow, dan terkadang di es krim dan yoghurt. Snack yang mengandung gelatin misalnya :



* ok :
- 식물성[sikmulsong] (nabati)
- 대두[dedu] (kacang kedelai)
- 래시틴[lesitin] (lesitin)
http://id.wikipedia.org/wiki/Lesitin
- 팜유[phamyu] (minyak kelapa)
- 펙틴[phektin] (pektin)
http://id.wikipedia.org/wiki/Pektin
- 물엿[mulyot] (starch syrup, sirup gula dari biji-bijian)



* carefull!
- 쇼태닝[syotening] (lemak)
http://en.wikipedia.org/wiki/Shortening
Harus dilihat keterangannya. Kalau ada tulisan 대두/식물성 boleh dimakan, kalau tidak ada keterangannya diragukan sebaiknya dihindari, misalnya :



- 주정[jujong] (alkohol/etanol)
Kurang jelas ini alkoholnya hasil fermentasi (seperti pada tape) atau dicampuri minuman keras.
Biasanya terdapat dalam 떡[tok] (tok / kue beras korea), 간장[kanjang] (kecap asin) dan lainnya, namun ada juga 떡 atau 간장 yang tidak mengandung 주정.
- 육수[yuksu] (air kaldu)
Kaldu apa harus lihat keterangannya, bisa dari hewan darat atau ikan/binatang laut
- 라면[ramyon] (mi instan)



      Hampir semua mi instan yang dijual di pasaran mengandung sari hewani di dalam bumbunya. Walaupun bungkusnya bergambar seafood tapi biasanya mengandung daging yang lain. Misalnya :



*** Artikel ini bukan menjadi fatwa yang halal/haram. Namun ada baiknya kita memperhatikan makanan yang kita makan. Disini hanya saya tulis bahan makanan yang saya ketahui. Untuk teman-teman yang lebih tahu mungkin bisa dishare juga informasinya.
Hanya Allah yang lebih tahu bahan apa yang mereka pakai. Wallahualam bi shawab.
Semoga bermanfaat : )

Sunday, October 4, 2009

Siapa yang Lebih Kaya?


       Jadi inget waktu panas-panas naik angkot mau pulang ke rumah melewati daerah Kampung Melayu. Ada satu orang anak muda yang mengamen. Waktu aku periksa uang, ternyata aku uangnya abis. Tinggal recehan. Aku panik. Aku bingung dan akhirnya memutuskan untuk kasih aja recehan itu ke mas-mas pengamen. Dikasih uang recehan si mas-masnya malah bilang "Mbak kalau ga niat kasih mending ga usah kasih!", sambil balikin lagi uangnya ke aku. Aku ga inget gimana aku dulu bisa sampai ke rumah, yang jelas aku inget aku sempet nangis. Ahaha,, ya gimana, panas-panas, jauh dari rumah, duit abis, bingung bayar angkot, di jutekin lagi sama pengamen.

       Tapi dari situ aku belajar, yang memberi itu belum tentu lebih kaya atau lebih 'punya' dari yang memberi. Aku yang kasih recehan itu cuma punya uang recehan itu, sedangkan si mas pengamen punya uang dari penumpang angkot lain dan mungkin uang lain hasil ngamen dikantongnya.

       Jadi kepikiran...

       Pernah ga sih kita kepikir, kadang orang-orang yang kita anggap lebih kaya dari kita, sebenarnya tidak lebih kaya dari kita tapi dia menghindari diri dari meminta-minta dan mengeluh? Hanya kita yang merasa lebih kurang dan mengeluh-ngeluh?

       Atau pernah ga sih kita ngintip daftar sumbangan dan merasa berbangga waktu lihat hasil sumbangan kita lebih besar dari pada orang lain? Padahal waktu itu kita disaat yang lapang sedangkan orang yang lebih sedikit menyumbang menyempatkan menyumbang walau dia dalam keadaan sempit?

       Itu bukan cuman urusan uang, begitu juga dengan waktu dan ilmu,,

       Hm...

       Jadi kalau orang yang memberi apakah sudah pasti lebih kaya dari yang menerima? Tentu saja! Lho? Tentu saja bukan secara material, tapi tentu lebih kaya hatinya : )

Monday, September 7, 2009

Mata kita ada dua!!


       Setelah belajar tentang computer vision ga ada habisnya aku bersyukur masih diberi nikmat pengelihatan melalui mata. Betapa sempurnanya dan kompleksnya proses 'melihat' yang kadang sering sekali tidak kita sadari.


Mata kita ada dua!!

       Pernah nggak sih bertanya dalam hati kenapa mata kita ada dua? Berikut adalah alasan mata kita ada 2(dicontek dari wikipedia) :
1. Ada cadangan kalau yang satunya rusak ;p
2. Memberikan bidang pandang yang lebih luas.
       Mata manusia memiliki bidang pandang horizontal 180derajat dengan 2 mata dan hanya 150derajat dengan satu mata.
3. Memberikan kemampuan melihat lebih baik terutama ketika melihat objek yang kurang jelas.
4. Dengan posisi berdekatan di kepala, memberikan perkiraan jarak sebuah benda (precise depth perception).
       Coba deh acungkan jari telunjuk kiri di depan muka. Kemudian tutup satu mata dan coba tunjuk jari telunjuk kiri tadi dengan jari telunjuk kanan. Caranya gerakkan jari telunjuk kanan dari sebelah kanan sampai mengenai jari telunjuk kiri. Pasti kadang meleset-meleset. Karena dengan satu mata susah untuk memperkirakan jarak. Satu mata hanya menampilkan 2dimensi tapi dengan 2 mata kita bisa mendapat efek 3dimensi.
       Coba kita melihat dengan satu mata. Kemudian kita buka mata yang satu lagi. Gambar yang ditangkap oleh dua mata dengan cepat menjadi satu gambar yang sempurna. Satu benda yang terlihat tidak terlihat dua, padahal kita menangkap bayangan benda itu dengan dua mata. Dalam computer vision sendiri penggabungan beberapa gambar dengan proyeksi yang sedikit berbeda menjadi satu gambar disebut stereo matching. Stereo matching ini pun bukanlah proses dengan teknik yang sederhana. Namun mata dan otak manusia bisa melakukannya dengan hitungan yang cepat sekali. MasyaAllah ya :)
       Dengan teknik stereo matching ini bisa memperkirakan jarak. Makanya komputer atau robot yang perlu perkiraan jarak biasanya mempunyai kamera lebih dari satu yang dipasang berdekatan seperti mata manusia.


Mata manusia dan teknologi sekarang

       Untuk perbandingan mata dan teknologi IC sekarang secara singkat bisa dilihat di tabel berikut :

       Bisa kita lihat, bahwa secanggih apapun teknologi manusia tidak akan bisa menandingi ciptaan yang Maha Kuasa. Begitu kompleksnya, proses yang terjadi pada mata dalam satu detiknya diproses oleh Cray supercomputer minimal dalam 100 tahun!


Mata : Harta yang sangat berharga!

       Banyak orang yang mencari harta kesana kemari tanpa menyadari bahwa banyak harta yang berharga ada di dirinya sendiri. Karena harta yang berharga maka harus di syukuri, dimanfaatkan, dan dijaga dengan sebaik-baiknya. :)

Thursday, September 3, 2009

Gagal!

Ah,, akhirnya gagal!
Menyerah, gagal, marah, kesal, menyesal, menyesal,,

Ah, yang penting sudah coba dan berusaha,,
Lagi-lagi pecut buat aku supaya lebih giat,,

Wednesday, August 26, 2009

Artificial Neural Network


Kenapa sih namanya neural network?
      Artinya adalah jaringan(net) dari sel-sel neuron(syaraf). Sebenarnya awalnya bidang ini di bidangnya anak-anak biologi. Cara kerja sel-sel neuron ini sebenarnya sangat kompleks. -Subhanallah ya,, sel yang tidak terlihat oleh mata saja punya cara kerja yang sebenarnya sangat ribet namun teratur- Para ahli mencoba menyederhanakan cara kerja tersebut dan mematematikannya.

      Hasilnya? Wow~ Walaupun baru secara sederhana kita meniru-niru hasilnya bukan cuma dimanfaatkan dibidang biologi saja, tapi juga di bidang ilmu lainnya. Misalnya untuk klasifikasi, recovery data, memori buatan, dan lain-lain.

      Karena asalnya dari bidang biologi inilah makanya istilah-istilah yang dipakai banyak yang berhubungan dengan biologi, misalnya bidangnya disebut dengan neural network, node(titik/simpul)nya disebut neuron, proses perubahan nilai-nilai setiap nodenya disebut belajar(learning).


Neural Network Tiruan(artificial)
      Kalau lihat hasilnya pasti kepikir 'Wow~ Kok bisa begitu ya?' Hasilnya sebuah program seperti bisa 'belajar' dan 'berfikir'. Sebenarnya bidang ini intinya hanya menyesuaikan nilai-nilai(weight) node(neuron) terhadap suatu input untuk tujuan tertentu. -Weh, kalau dibahasakan seperti itu, kedengarannya ribet ya ;p -

      Karena ini tiruan dari cara kerja sel neuron, dibuat semirip mungkin seperti cara kerja sel neuron, misalnya penambahan bias, yang sebenarnya pada pembuatan program dengan ANN sendiri jarang ditambahkan.


Jenis-jenis pembelajaran(learning)
- Supervised learning(Belajar dengan bimbingan)
      'Belajar dengan bimbingan'? Ahaha,, kalau dibahasa Indonesiakan agak aneh ya. Mungkin masing-masing orang punya terjemahannya sendiri. Yang jelas intinya pada pembelajaran ini diberikan target output tertentu untuk inputnya. Contohnya : perseptron, back-propagation, associative memori, dan lain sebagainya.

- Unsupervised learning(Belajar tanpa bimbingan)
      Pada pembelajaran ini inputnya tidak diberikan target output tertentu. Contohnya : Self Organizing Map(SOM) dan Adaptive resonance theory (ART).


Faktor-faktor pembelajaran(learning)
- Struktur neural network
      Neural network dengan hanya 1 lapisan neuron tidak bisa menyelesaikan masalah tidak linear seperti XOR. Dengan lapisan neuron lebih dari 1 bisa menyelesaikan masalah yang lebih kompleks. Tapi bukan berarti untuk menyelesaikan masalah yang sama semakin banyak lapisan neuronnya semakin bagus lho ya. :)

      Jumlah neuron di tiap-tiap lapisannya juga mempengaruhi pembelajaran. Namun berapa jumlah yang tepat masih diteliti, salah satunya oleh G. Mirchandini dan W. Cao pada tahun 1989.

- Kadar pembelajaran(learning rate)
      Seperti kita belajar saja. Setiap orang berbeda-beda kadar pembelajarannya. Kalau dalam sekali belajar terlalu banyak bahannya bagaimana? Ya, mumet! Proses belajar menjadi tidak efektif dan mungkin saja target tidak tercapai. Kalau terlalu sedikit bahan belajarnya, memakan waktu lama untuk mencapai target.

- Nilai weight awal(initialized weight)
      Bisa kita bandingkan lagi seperti kita. Ketika belajar sesuatu yang sama kondisi awal setiap orang bisa berbeda. Ada yang sudah tahu, ada yang tahu sedikit, ada yang tidak tahu sama sekali.

      Begitu juga nilai-nilai awal weight, ada yang sudah mendekati nilai output ada yang belum. Kadang karena nilai weight awal yang kurang pas, proses belajar berhenti karena mengira nilai error(perbedaan hasil yang muncul dengan hasil yang diinginkan) sudah cukup rendah padahal nilai itu adalah local minima.

- Jumlah pengulangan dalam proses belajar
      Seperti kita saja, biasanya semakin banyak mengulang sebuah pelajaran, semakin bagus hasilnya. Tapi ada juga orang yang semakin banyak mengulang malah semakin bingung. -Hihi, siapa ya? :D -

      Untuk neural network sendiri tergantung masalahnya, ada yang konvergen ada yang tidak. Semakin banyak jumlah pengulangannya semakin bagus, tapi tentu semakin memakan banyak waktu.


      Jumlah pengulangan juga tergantung kita, ada yang sampai errornya tidak ada (hasil yang dikeluarkan sama dengan hasil yang diinginkan), sampai kira hm.. cukup memuaskan, atau dengan jumlah yang sudah ditentukan tidak peduli mencapai target atau tidak.

Masa depan neural network
      Walaupun sudah banyak diaplikasikan dalam berbagai bidang, kita baru sedikit sekali meniru kerja sel neuron yang kompleks itu. Masih luas sekali yang bisa diteliti dibidang ini. Bagaimana cara meningkatkan performa dari proses pembelajaran serta bagaimana agar semirip mungkin dengan cara kerja syaraf makhluk hidup.