Thursday, July 9, 2020

Judul: Buku Optimalkan Bisnis Kita dengan Office 365
Penulis: Christopher Lee WK, Bsc
Tanggal terbit: 
Penerbit: Elex Media Komputindo
Jumlah halaman: 188
Jenis cover: Buku digital
ISBN: 978-602-0251554
Harga: Kurang tahu karena pinjam di iPerpusnas




Office 365 adalah aplikasi cloud service dari Microsoft. Teknologi yang sedang menjadi tren saat ini, cloud computing, oleh salah satu perusahaan IT terbesar di dunia? Hm... Tentunya membuat kita penasaran. Apa sih isinya? Apa saja fungsinya yang bisa kita manfaatkan untuk mempermudah pekerjaan kita?

Apa sih Office 365? Yaitu layanan yang memungkinkan kita pakai Microsoft Word dan teman-temannya secara offline (harus install) atau online (ga harus install) yang otomatis update sendiri, membuat kita bisa memgerjakan dokumen bersamaan dengan beberapa orang lainnya, menyimpan file di server Microsoft jadi tidak perlu pusing soal keamanan server, mengatur setingan email, menjadwalkan pertemuan dan tempat rapat bagi tim dengan mudah, dan lain-lain. Yang jelas layanan ini mempermudah urusan administratif sehingga perusahaan bisa fokus pada pengembangan produknya.

Nah, jadi buku ini pas sekali untuk mempelajari secara singkat mengenai Office 365 dan penerapannya dalam bisnis, yaitu perusahaan secara khususnya dan organisasi secara umum. Jadi cocok untuk dibaca para staf IT perusahaan dan pihak manajemen perusahaan yang ingin mengoptimalisasi kerja tim dengan bantuan teknologi. 

Buku ini memang bagus dibaca sambil dipraktekkan, namun kalau tidak pun tidak masalah karena dilengkapi dengan langkah-langkah yang runut dan gambar-gambar  penjelas mulai dari cara membuat akun uji coba gratis Office 365, penyetingan akun, hingga penyetingan aplikasi unggulan Office 365 yaitu OneDrive (tempat penyimpanan), SharePoint (document management and storage system), Outlook (pengaturan email), dan Lync (instant messaging software). Penulis pun menuliskan tips-tips bermanfaat dalam penggunaan Office 365.


Alasan baca:
- Merasa kurang update dengan perkembangan IT
- Penasaran dengan produk cloud computing Microsoft
- Penasaran bagaimana memanfaatkan produk ini untuk bisnis


Tujuan baca:
- Menambah wawasan dunia IT
- Bisa menjelaskan mengenai Office 365
- Paham memanfaatkan akun gratis Office 365

Friday, July 3, 2020

Review Buku Financial Tips for Mom




Judul: (Kumpulan Artikel Finansial) Financial Tips for Mom
Penulis: Rara Radyanti dkk (alumni @joeraganArtikel)
Penerbit: Bitread
Jumlah halaman: 190
Jenis cover: Digital book
ISBN: 978-602-0721-81-1
Harga: Kurang tahu karena pinjam buku online di aplikasi iPerpusnas

Judulnya bahasa Inggris, tapi isinya bahasa Indonesia ya. Isinya berupa kumpulan artikel finansial pengaturan keuangan pribadi dan rumah tangga yang ditulis oleh beberA,qwxeaqwxe eorang. Bagusnya artikel-artikel di kelompokkan per tema dan disusun sedemikian rupa sehingga pembahasannya bisa runut dari depan hingga awal buku walaupun penulisnya beda-beda. Minusnya tiap artikel ada pembuka dan penutupnya sehingga membuat isi buku banyak yang bersifat repetitif, materi intinya bisa dibilang hanya setengah dari isi buku.

Menurut saya, sebagian besar tips finansialnya klise; seputar menabung, berhemat hal yang tidak perlu, menahan gaya hidup berlebihan, pencatatan keuangan, dan pengalokasian dana untuk investasi. Tapi para penulis menyesuaikan cara klasik tersebut dengan kondisi sekarang, misalnya penggunaan aplikasi untuk mencatat pemasukan & pengeluaran.

Walaupun kita mungkin saja sudah tahu, isi buku ini tetap layak dibaca. Bisa jadi pengingat bagi diri, terutama bagi para ibu yang biasanya berperan mengatur keuangan rumah tangga. Seperti yang tertulis di buku, baik ibu rumah tangga, ibu bekerja di ranah publik, ibu bergaji tetap, ibu freelancer, bahkan single mom. Sebisa mungkin, jangan hanya dibaca saja ya, tapi perlu juga dipraktekkan agar terasa manfaatnya.

Thursday, June 25, 2020

[Rekomendasi Buku Bahasa Korea] Review buku 개임으로 배우는 한국어

Judul/제목: 개임으로 배우는 한국어
Penulis/저자: 김대옥, 이선미, 정혜진
ISBN: 979-11-86610-70 13710
Penerbit/ 펴낸곳: Hawoo Publishing Inc. www.hawoo.co.kr
Tanggal cetak/출판일자: 10 Agustus 2016
Cover/ 표지: Softcover/ 페이퍼백
Harga/ 가격: 19.000 Won (Silakan di-Rupiahkan sendiri ya hehe)
Jumlah halaman/ 페이지수: 317페이지



Sesuai judulnya yang berarti 'Bahasa Korea melalui Permainan' kita tentunya sudah bisa menebak isi di dalamnya. Iya, berbagai ide permainan untuk belajar bahasa Korea untuk diterapkan pada murid-murid. Jadi buku ini pas sekali dimiliki oleh para guru supaya kelas tidak terasa membosankan.

Misalnya main sambung kata dan Bingo bukanabukan dengan dengan alfabet tapi dengan abjad Korea.



Kelebihan:
- Permainan dikelompokkan menjadi 3 jenis, siswa yang baru belajar abjad Korea, dasar I, dan dasar II. Sehingga kita bisa memilih permainan yang sesuai dengan level siswa.

- Ada tabel keterangan target tata bahasa pada setiap permainan, jadi kita bisa mencari permainan yang sesuai dengan tata bahasa yang sedang dipelajari.

- Tersedia worksheet permainan, sehingga kita tidak perlu buat sendiri, cukup fotokopi saja worksheetnya.

Kekurangan:
- Di dalamnya tidak ada permainan untuk satu orang, karenanya buku ini tidak cocok untuk pembelajar autodidak.

- Tidak ada bab permainan untuk pembelajar lanjutan atau tingkat mahir. Heran. Memangnya penulis pikir siswa yang sudah cukup lancar bahasa Korea tidak butuh permainan? Yah, walaupun sebenarnya bisa mengadaptasi dari permainan yang ada di buku ini sih.

- Permainannya hampir semua cocok untuk kelas tatap muka. Padahal masa pandemi ini, ingin cari permainan yang bisa diterapkan untuk kelas online. :(

- Di beberapa permainan, hukumannya ada mencium teman. Ini sepertinya kurang pas kalau diterapkan di Indonesia, haha.

Saturday, June 20, 2020

[Rekomendasi Buku Bahasa Korea] Review buku peribahasa Tiongkok 살아 있는 한국어 한자성어


Judul/제목: 살아있는 한국어 한자성어
Penulis/저자: 김선정, 강진숙, 윤애숙, 임현정
ISBN: 978-89-5518-646-8 147104
Penerbit/ 펴낸곳: 랭기지플러스 www.langpl.com
Tanggal cetak/출판일자: 5 Desember 2007
Cover/ 표지: Softcover/ 페이퍼백
Harga/ 가격: 11.700 Won (Silakan di-Rupiahkan sendiri ya hehe)
Jumlah halaman/ 페이지수: 264페이지


Ini adalah salah satu buku yang saya rekomendasikan untuk belajar bahasa Korea lanjutan, terutama bagi teman-teman yang sedang persiapan ujian Test of Proficiency in Korean (TOPIK) II khususnya level 4 ke atas. Peribahasa Tiongkok kerap muncul di soal ujian, tapi sering menjadi salah satu momok yang menakutkan lantaran sulit dihapal. Alasannya tentu saja karena orang Indonesia tidak familier dengan hanja atau aksara Tiongkok yang banyak diadopsi oleh bahasa Korea.

Nah, materi yang sulit itu disusun sedemikian rupa sehingga mudah dipahami. 50++ Peribahasa Tiongkok dijelaskan dalam bentuk definisi, serta contoh kalimat dan cerita. Kosakata yang dipakai pun tidak terlalu sulit, cocok untuk pembelajar asing. Pemahaman pembaca pun dilatih dengan soal-soal yang tersedia. Paling top sih visualnya, karena buku ini full-color dan penuh dengan ilustrasi menarik. Hanya saja kekurangannya, tidak ada arti dan penjelasan tiap-tiap hanja, padahal bisa sangat mempermudah pembaca untuk lebih memahami peribahasa.



Friday, June 12, 2020

Review Buku "Arok Dedes" karangan Pramoedya Ananta Toer




Judul: Arok Dedes
Penulis: Pramoedya Ananta Toer
Selesai ditulis pada: 24 Desember 1976
Penerbit: Lentera Dipantara (Pernah juga dicetak oleh penerbit lainnya)
Jumlah halaman: 561
Jenis cover: Soft cover
ISBN: 978-979-3820-14-9
Harga: Maaf tidak tahu karena pinjam punya adik haha


Tidak menyangka roman dengan latar belakang masa lalu bisa menarik pikiran saya masuk ke dalam dunianya bagaikan sedang menonton drama Korea♡

Menceritakan kisah 2 tokoh utama; pemuda bertalenta bernama Arok dan gadis cantik nan cerdas bernama Dedes dalam menjatuhkan Tunggul Ametung, seorang pemimpin yang jahat yang suka menindas rakyatnya. Meskipun dengan berbagai pengorbanan, kedua muda mudi itu berhasil merebut kekuasaan dengan taktik unik, yaitu tanpa mengotori tangan mereka sendiri.

Kisah tersebut mungkin sudah pernah kita dengar melalui buku pelajaran sejarah terkait asal-usul kerajaan Singhasari, tapi melalui tangan penulis kawakan Pramoedya yang ditulis dalam tahanan di Pulau Buru, lakon tersebut terasa semakin seru untuk diikuti. Alurnya pas dengan sampingan kisah-kisah percintaan, dewa-dewi, dan raja-raja Mataram, Sailendra, dan Wangsa Isana.

Entah mengapa saat membaca buku ini, banyak sekali hal yang saya pelajari. Saya jadi semakin menghargai kondisi saya sekarang. Lahir pada jaman sekarang dan beragama Islam, sehingga tidak mengalami jaman adanya perbudakan dan diskriminasi karena kasta-kasta.

Buku ini saya rekomendasikan untuk teman-teman yang menikmati kisah dengan lingkungan kerajaan atau minat dengan politik karena sarat akan taktik negosiasi dan teknik kepemimpinan (leadership) tapi masih bisa dinikmati sebagai bacaan santai.

Tuesday, August 6, 2019

Pemandangan Terasering Panyaweuyan di Majalengka

Bulan lalu saat ada acara keluarga di daerah Majalengka, akhirnya saya bisa sedikit jalan-jalan di Majalengka. Setelah mencari leway Google apa yang saya bisa lihat di Majalengka, akhirnya diputuskan pergi ke Panyaweuyan. Daerah ini merupakan daerah perkebunan, khususnya untuk perkebunan yang membutuhkan suhu yang agak dingin dan dataran yang tinggi.

Saat itu saya tinggal di daerah Majalengka Regency, jadi kalau saya lihat dari Google Map itu bisa mencapai lebih daria 25 km perjalanan seperti gambar peta di bawah.

Arah ke Panyeweuyan dari Majalengka Regency


Saat itu kami pergi dari rumah pagi-pagi sekitar jam 8-an. Dan kami semua tidak tahu medan sama sekali ke Panyaweuyan ini. Walhasil kami semua bergantung pada Google Map.

Saat di perjalanan, kami baru tahu bahwa medan ke puncak panyaweuyan sangat-sangat susah, dikarenakan lebar jalan sangat kecil hanya untuk satu mobil tetapi pinggir-pinggirnya langsung menghadap ke jurang, meski secara pemandangan sangat indah sekali. Saat itu kami bawa mobil sejenis family car yang agak besar, jadi benar-benar hati-hati saat jalan. Alhamdulillah selama perjalanan aman dan tidak ada hal-hal yang membahayakan.

Setelah makan waktu sekitar 1 jam, kami sampai di terasering Panyaweuyan. Ini ada beberapa photo yang diambil

Terasering View 

Panyaweuyan View

Dari bukit di Panyaweuyan

Bagi saya yang tinggal di perkotaan, pemandangan yang hijau itu berharga mahal. Makanya saya suka pergi ke tempat yang agak sedikit polusinya dan hijau. Dan pemandangannya di Panyaweuyan sangat indah. Sebetulnya ada banyak yang bisa dilihat di Majalengka, tetapi waktu yang tidak cukup. Dan Panyaweuyan ini cocok untuk yang suka traveling dan adventure.

Tetapi ada hal yang harus diperhatikan saat mau pergi kesana.

1. Kendaraan
Kalau bisa memakai kendaraan motor saja karena medan yang cukup sulit. Jangan pernah bawa mobil kalau misal skill menyetir belum bagus, bahaya!

2. Waktu Perjalanan
Diusahakan pergi ke puncak Panyaweuyan pada pagi hari saat semua area akan mendapatkan sinar matahari, karena saat hari sudah sore pencahayaan jalan disana tidak bagus dengan medan yang seperti itu. Pergi pada pagi hari dan pulang pada menjelang sore. 

3. Cuaca
Penting untuk mengecek cuaca terlebih dahulu apakah cerah, berawan atau hujan. 



Wednesday, July 17, 2019

Ada apa dengan Garuda Indonesia?


Beberapa tahun lalu Garuda Indonesia, maskapai kebanggan Indonesia merombak habis-habisan dari sisi kualitas pelayanan, peremajaan pesawat dan lain lainnya. Bahkan sampai menjadi salah satu maskapai bintang lima di dunia oleh Skytrax. Citra Garuda Indonesia sekarang sudah jauh lebih baik daripada sepuluh tahun yang lalu, bahkan sampai pernah dilarang terbang ke Eropa.

Sekarang sedang ramai-ramainya mengenai laporan keuangan Garuda Indonesia yang hancur dan menjadi polemik. Terus terang saya tertarik dengan dunia aviasi, jadi saya akan coba untuk menelaah apa penyebabnya.

1. Korupsi dan Suap
Saya melihat ada dugaan korupsi dalam peremajaan pesawat khususnya bagian permesinannya. KPK mensinyalir bahwa Emirsyah Satar, mantar CEO ditangkap KPK karena diduga menerima suap untuk peremajaan pesawat khususnya untuk seri Beoing 777-300ER. Saya tadinya berfikir bahwa Garuda Indonesia sudah jauh dari korupsi karena beberapa tahun ke belakang termasuk perusahaan yang terlihat jelas kemajuannya. Ternyata perkiraan saya salah setelah kasus suap Emirsyah Satar keluar.

2. Kerugian
Industri maskapai memang sangat susah untuk bisa profit dengan hanya menjual tiket. Kita bisa lihat kasus maskapai dari timur tengah seperti Qatar Airways, Emirates dan Etihad Airways. Ketiga maskapai ini didanai besar-besaran oleh pemerintahnya agar banyak wisatawan yang berkunjung ke negaranya ataupun hanya sekedar transit. Dengan demikian akan ada devisa yang masuk ke negara mereka meski tidak secara langsung terbayar ke maskapainya. Nah ini yang saya kira kurang digarap oleh Garuda Indonesia. Kalau Garuda Indonesia mau maju, bagaimana caranya homebase nya bisa jadi hub untuk calon penumpang saat mau bepergian ke negara lainnya.

3. Rute Tidak Konsisten
Garuda membukan rute Jakarta-London lewat Singapura dengan jadwal penerbangan beberapa hari seminggu. Saya kira ini cara terbaik agar Garuda Indonesia bisa membawa penumpang di Singapura, tetapi ternyata rute ini kurang menguntungkan. Yang membuat saya tambah heran baru-baru ini adalah ternyata rutenya dirubah total lagi jadi London-Medan-Denpasar dan sebaliknya. Makanya banyak orang yang kecewa mengapa bisa berubah total seperti itu.

Tuesday, July 16, 2019

Living in Brno (1)


Apartemen tempat tinggal

Akhirnya saya bisa menulis mengenai living in Brno, setelah sekian lama tertunda. Gambar diatas adalah apartemen yang saya sewa selama tinggal di Brno yang berada di distrik Medlanki. Brno merupakan kota kedua terbesar di Republik Ceko setelah Praha, dengan jumlah penduduk hanya 300 ribuan jiwa dan sebagian besar adalah mahasiswa. Oleh karena itu kota ini sangat sepi kalau sedang libur kuliah apalagi saat natal.

Saat festival musim gugur

Brno terletak antara Praha dan Wina, di provinsi Moravia Selatan. Daerah ini terkenal dengan perkebunan anggurnya, bahkan merupakan penyuplai wine terbesar juga di Republik Ceko. Dan dari segi kultur Republik Ceko dibagi dua yaitu beer dan wine culture. Kalau beer culture itu seperti Praha dan sekitarnya, kalau Brno masuknya ke wine  culture. Karena wine culture, biasanya secara mayoritas orang-orang di Brno atau di kawasan Moravia Selatan lebih santai pembawaannya.

Tempat paling menarik di Brno adalah sekitar Kastil Spilberk dan Gereja St Petrov. Ini berada di pusat kotanya.

Gereja St Petrov


Memanfaatkan mileage dari maskapai

Saya sangat suka traveling, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Oleh karena itu saya selalu berusaha sebisa mungkin untuk memakai maskapai yang sama atau maskapai yang ada di dalam alliance yang sama. Karena saya pernah tinggal di Eropa khususnya di Republik Ceko, saya memilih untuk memakai Qatar Airways dan Emirates saat bepergian untuk pulang kampung ke Indonesia. Karena kedua maskapai itu tergolong murah daripada maskapai lainnya untuk tujuan ke Jakarta.

Qatar Airways. 


Ini adalah maskapai yang mempunyai basis di kota Doha, Qatar, dan merupakan salah satu maskapai bintang lima menurut Skytrax, bahkan pernah menggondol beberapa penghargaan sebagai maskapai terbaik dunia.

Yang saya suka dari Qatar Airways adalah selain makanannya juga airport transit. Doha mempunyai bandara yang baru selesai dan menurut saya bandara Doha yang baru ini paling bagus untuk ukuran airport di Timur Tengah. 


Qatar Airways mempunyai program mileage yang bernama Privilege Club. Program ini mempunyai beberapa tingkatan tergantung seberapa sering pakai maskapai ini saat bepergian dari burgundy, silver, gold sampai platinum. Dulu mileage saya di maskapai ini sampai sekitar 20 000-an. Dengan mileage ini bisa ditukar dengan upgrade tiket, atau bahkan tiket gratis dan menginap hotel gratis yang masih satu network dengan Qatar Airways.

Akhirnya saya memutuskan untuk menukar mileage nya dengan menginap di hotel. Ternyata Qatar Airways mempunyai network dengan jaringan hotel Accor, seperti hotel Ibis, Novotel dan lainnya. Saya transfer mileage saya di Qatar Airways ke Accor, dan dari Accor point saya bisa pesan hotel. Accor hotel sendiri mempunyai reward yang flat dimana kita bisa menukar point 2000 dengan 20 EUR atau kalau dalam rupiah sekitar 300 000an kalau 1 EUR sekitar Rp. 15 000. Akhirnya saya coba untuk menginap di Hotel Ibis Styles yang di Bogor selama 2 hari, dan ternyata bisa. Nanti saya akan mereview hotel ini.

Emirates


Ini adalah maskapai yang mempunyai basis di Dubai, Uni Emirat Arab. Dan salah satu maskapai yang mempunyai rute paling banyak di dunia. Karena saking banyaknya rute otomatis, akan banyak penumpang yang akan mampir ke airport Dubai, sehingga airportnya ramai sekali seperti pasar.

Kalau Emirates program mileage nya bernama Skywards, enaknya pakai Emirates Skywards adalah kita bisa menukar mileage dengan diskon harga tiket pesawat. Saat itu saya pernah dapat diskon sekitar 150 USD untuk harga tiket dipotong dari point Skywards.

Kesimpulannya, kedua maskapai ini merupakan salah satu maskapai terbaik di dunia dan sangat jarang terjadi kecelakaan. Dari tempat duduk dan makanan di kelas ekonomi sudah bagus sekali.


Monday, April 20, 2015

Perkembangan bayi umur 1 bulan

Sebelumnya aku menulis tentang pengalaman melahirkan di Ceko, Eropa tengah di sini dan sini.

Setelah 4 hari menginap di rumah sakit, akhirnya aku bisa pulang dan membawa bayiku ke rumah. Sebelum pulang kami wajib memberi tahu Dokter Spesialis Anak (DSA) kami dan memberikan kontak DSA ke pihak rumah sakit. 

Kami sebenarnya agak terlambat mencari DSA untuk bayi kami, karena waktu itu tidak tahu kalau di Ceko setiap anak harus mempunyai dokter pribadi dan biasanya orang tua mencari DSA jauh hari sebelum si bayi lahir. Kalau mendadak, bisa jadi seperti kami, ditolak DSA yang diinginkan karena jadwalnya sudah penuh. Untuknya dokter tersebut merekomendasikan dokter lain yang juga sangat fasih bahasa Inggrisnya yaitu MUDr. Denisa Mendelová (http://www.dsarnika.cz/).

DSA kami memberitahu perawatan harian dan daftar obat-obatan bayi yang sebaiknya dimiliki.

Obat untuk bayi yang sebaiknya tersedia di rumah:
- Krem untuk kulit kering
- Obat tetes mata bayi
- Minyak zaitun
- Alkohol 60%
- Obat tetes kalau bayi sakit perut
- Cairan pembersih hidung bayi
- Alat penyedot lendir hidung bayi
- Vitamin D (Karena di negara sub tropis sinar mataharinya tidak sebanyak di negara tropis)

Bayi di Ceko tidak perlu mandi setiap hari, cukup 3 hari sekali, karena kalau terlalu sering bisa membuat kulit bayi kering.





Sebelum memakaikan baju ganti, perawatan hariannya adalah:
- Membersihkan bagian tali pusar dengan alkohol 60%
- Mengoles minyak zaitun ke bagian lipatan seperti selangkangan dan ketiak
- Membersihkan sela-sela jari kaki dan tangan 
- Membersihkan bagian luar hidung dan telinga
- Mengoleskan krem ke badan agar tidak kering


Perkembangan bayi umur 1 bulan banyak terdapat di internet, tapi disini aku ingin menulis perkembangan yang aku lihat sendiri dari bayiku :)

- Matanya mulai membuka lebih lebar. Sekitar minggu ke 3 pandangannya mulai fokus dan bisa mengikuti gerak objek yang sedang dilihat. 
- Kalau menyusu mulai melihat ke wajah ibunya sekitar minggu ke 2. Sebelumnya pandangannya kosong dan hanya melihat ke depan.
- Sudah bisa mengeluarkan suara erangan pelan di minggu pertama, sebelumnya diam saja. Kalau kita mengganggunya ketika dia sedang menyusu maka dia akan mengerang pelan sebagai tanda protes. *Mendengar dia protes aku biasanya semakin senang untuk iseng mengganggunya dengan mencolek-colek badannya atau menggelitiki kakinya, hehehe*
- Mulai keluar air mata di akhir minggu ke 2. Ya, aku baru tahu lho kalau bayi baru lahir itu tidak bisa mengeluarkan air mata. Sekarang kalau menangis ada air mata yang keluar walaupun masih sedikit.
- Kalau sedang menyusu, kakinya mulai senang ia gerak-gerakan.
- Badannya bertambah berat. Waktu baru lahir bisa digendong dan disusui dengan satu tangan dalam waktu yang lama, sekarang baru sebentar saja sudah pegal.
- Mulai tumbuh bulu mata dan alis yang mana sebelumnya botak. :D

Rasanya tidak sabar melihat perkembangannya lebih lanjut. Pengen cepat-cepat si bayi bisa kasih respon karena sekarang kalau kita 'cilukba' dia belum kasih respon apa-apa.

Baca juga: 

Sunday, April 12, 2015

Menginap di Rumah Sakit Pasca Melahirkan di Ceko, Eropa

     Sebelumnya aku sudah menulis tentang pengalaman melahirkan di Brno, Ceko, Eropa di sini ('Pengalaman melahirkan di Ceko, Eropa').

      Setelah melahirkan aku disuruh makan, mandi, kemudian pindah ke ruang rawat untuk menginap. Disini biasanya untuk lahirkan normal menginap di rumah sakit selama 3 hari, sedangkan untuk caesar  menginap selama 5 hari sampai seminggu.       

      Saat itu aku ditempatkan di ruangan standar yang berisi 3 tempat tidur, tapi belum ada pasien yang lain. Karena merasa sepi aku bertanya apakah suamiku boleh ikut menginap, sayangnya tidak boleh. Kami bertanya kalau pindah ke ruangan VIP yang hanya untuk 1 orang apakah suamiku boleh menginap, tapi sama saja, tetap tidak boleh. Jadi aku tetap memutuskan berada di ruangan standar, paling tidak nanti kalau ada pasien lain, aku jadi tidak kesepian. 

      Suami dan ibuku pulang ke rumah. Aku rasanya letih sekali dan ingin tidur. Tiba-tiba suster datang bertanya apakah bayiku mau diantar sekarang. Aku mengiyakan saja, aku pikir aku ingin melihat bayiku sebentar lalu aku antar lagi ke ruangan bayi. 

      Bayiku diantar ke kamar dengan menggunakan box beroda. Dia sedang tertidur, imut sekali. Aku menatap lama makhluk kecil yang asing ini. Tiba-tiba dia bersin. Hm, sepertinya kedinginan. Baru akan aku gendong, dia menangis. Gawat! Aku tidak pernah dan tidak tahu cara mengurus bayi!!!!!! 

Bayi ditaruh di dalam box plastik bening
Buru-buru aku taruh lagi di box tapi dia tetap menangis. Akhirnya aku memanggil suster. Tapi dengan santainya suster berkata kalau bayi menangis itu sudah biasa, supaya diam aku harus mengecek popoknya atau menyusuinya. Tapi aku bingung karena air susu belum keluar. Suster menyemangati sambil berkata kalau itu wajar, walaupun ASI belum keluar tetap harus disusui. Selain itu aku harus banyak minum air agar air susu cepat keluar. Aku coba menyusui seperti teori yang budeku pernah ajarkan. 

      Malamnya sewaktu tidur aku pindahkan bayiku ke tempat tidur, karena kalau tidur di box sepertinya dia kedinginan karena terus bersin. 

      Tengah malam ada pasien lain yang masuk menempati tempat tidur di ruangan yang sama denganku. Pasien itu sepertinya gelisah dan tidak bisa tidur karena aku terus mendengar tempat tidurnya yang terus berderik-derik. Apalagi ditambah bayiku yang mulai menangis menjelang subuh. Aku khawatir bayiku mengganggu tidur pasien itu. 

      Aku pikir kasihan juga pasien itu pasti dia juga sedang sakit dan ingin istirahat tapi tidak bisa tidur karena terganggu suara tangisan. Jadi aku memutuskan untuk menaruh bayiku ke ruangan bayi, nanti kalau waktu menyusui aku yang akan ke ruangan bayi. 

      Aku kembali menaruh bayiku ke dalam box dan membawanya ke ruangan bayi di lantai yang berbeda. Sampai disana, aku memanggil suster dan menyampaikan alasan menitipkan bayi. Tapi ditolak oleh suster. Suster itu bertanya apa pasien yang lain itu tidak ada bayinya? Aku bilang tidak ada. Suster berkata setiap bayi harus diurus oleh ibunya sendiri dan tidak usah memperdulikan tangisan bayi akan mengganggu pasien yang lain. Akhirnya aku kembali membawa bayiku ke kamar. Ternyata disini tidak ada ruangan bayi tersendiri seperti di Indonesia dan bayanganku. Bayi yang dirawat di ruangan bayi hanya bayi yang memiliki masalah tertentu saja. 

      Pagi harinya pasien itu keluar dari kamar, entah pindah ke kamar lain atau keluar dari rumah sakit. Aku sendiri lagi, tapi bersyukur karena bayiku bisa menangis tanpa aku khawatir menganggu pasien yang lain. 

      Hari ke dua aku diajarkan mengganti diaper karena bayi mulai mengeluarkan mekonium. Setiap siang hari aku merasa senang karena ibuku dan suamiku datang berkunjung, walaupun waktu kunjungannya juga cuma sebentar sekali, hanya mulai dari jam 2 siang sampai jam 6 sore.

      Menjelang malam, ada pasien lain yang menempati tempat tidur di ruanganku. Bahasa Inggrisnya cukup bagus. Untunglah! Dia juga yang banyak membantu menerjemahkan perkataan suster untukku. Malam hari bayi pasien itu diantar ke kamar. 

      Malamnya kami sibuk masing-masing mengurus bayi kami. Ganti diaper dan menyusui. Aku rasanya capai sekali, badan masih belum pulih, bawaan anemia yang kumat, bayi yang nangis - ganti diaper - disusui - terlelap - direbahin - nangis lagi berulang-ulang ditengah malam seperti sedang mengerjai ibunya. 

      Untungnya sekarang aku tidak ada perasaan khawatir tangisan bayiku akan menganggu pasien yang lain, toh bayi mereka juga menangis sama sering dan kencangnya. Baru saat itu aku mengerti kenapa suster bilang tidak usah khawatir dan bertanya pasien yang sebelumnya ada bayinya atau tidak. Tapi kenapa tidak ada bayinya ya?

      Di hari ke 2 di rumah sakit, pasien disuruh untuk mencatat waktu menyusui dan lama waktu menyusui. Catatan itu untuk melihat pola menyusui bayi dan apakah ada masalah dengan menyusui.

      Di hari ke 3, pasien disuruh untuk mencatat waktu menyusui, berat bayi sebelum dan sesudah menyusui, serta selisihnya. Ini untuk mengukur apakah ASI yang masuk ke bayi sudah cukup atau belum. Bayi berumur 2 hari sebaiknya diberi ASI 20 ml dalam rentang waktu 3~4 jam atau 10 ml dalam rentang waktu 2 jam. Dengan perkiraan 1 gram ASI adalah 1 ml. 

ASIku mulai keluar sedikit hari ke 2 malam hari. Waktu itu masih berupa cairan bewarna bening. Pada hari ke 3 baru mulai bewarna putih. 

      Hari ke 3 aku senang sekali karena besok aku bisa pulang ke rumah. Tapi ternyata malam harinya kata dokter yang mengecek bayiku, bayiku beratnya banyak berkurang sehingga keesokan hari masih belum boleh pulang. Dokter bertanya apakah aku ada masalah dengan menyusui. Aku bilang tidak ada tapi ASIku memang baru keluar hari ke 2 malam dan sepertinya aku ada salah menangkap intruksi salah seorang suster (Maklum, masalah bahasa) sehingga membatasi waktu menyusui si bayi. Dokter bilang biarkan bayi menyusui kapan dia mau selama yang dia mau. 

      Hari ke 4 aku semangat menyusui bayiku supaya cepat naik berat badannya walaupun aku masih kaku dalam menyusui dan masih merasa sakit. Ketika malamnya diperiksa, benar saja, berat badan bayiku naik banyak dan keesokan harinya aku sudah boleh pulang. Horeee!

      Selama di rumah sakit aku pesan makanan vegetarian. Asiknya menunya tidak hanya berupa potongan sayur seperti dalam bayanganku, tapi berupa makanan Ceko biasa yang rasanya lumayan enak. 

Makanan Ceko dengan daging vegetarian

Tuesday, April 7, 2015

Pengalaman melahirkan di Ceko, Eropa

*Tulisan berikut sedikit mengandung kata-kata yang agak vulgar, tidak ada maksud lain, hanya untuk memperjelas dan berbagi pengalaman 

      Memasuki minggu kehamilan ke-38 perasaan bercampur aduk, aku mulai tidak sabar bertemu dengan bocil (bos kecil) yang ada di perutku, tapi juga sibuk mengejar target-target selama hamil yang belum tercapai. Hehe, iya dong! Bukan hanya tiap awal tahun saja buat resolusi, aku juga membuat target apa yang harus aku lakukan dan capai selama hamil.

      Sebagai persiapan, aku mulai lebih rajin membaca pengalaman orang-orang tentang melahirkan. Banyak yang menulis kalau memasuki akhir trisemester ke tiga akan mulai terasa kontraksi palsu, yaitu perut terasa kencang untuk beberapa saat. Tapi aku bingung bagaimana rasanya 'kontraksi', karena rasanya aku belum merasa ada perasaan tidak nyaman dengan perutku, semuanya rasanya biasa saja.

      Hari perkiraan lahir (HPL) bayiku adalah tanggal 15 Maret 2015, tapi biasanya kebanyakan orang melahirkan lebih awal atau lebih lambat dari HPL. Untuk merangsang bayi agar cepat lahir, aku banyak berjalan-jalan, yah, sekalian menemani ibuku yang waktu itu datang untuk menemani aku lahiran sehingga beliau bisa melihat-lihat kota Brno dan Olomouc. 

      Tanggal 11 malam setelah buang air kecil, aku melihat bercak bewarna merah muda di tisu, aku masih bingung, apakah ini aku salah lihat atau benar sudah tanda akan melahirkan. Aku masih santai saja, karena perut masih belum terasa mulas-mulas. 

      Tapi setiap ke kamar mandi, lendir bewarna merahnya semakin jelas, tadinya bewarna merah muda, lama-lama menjadi merah lebih jelas. Aku tanya ibuku katanya itu termasuk tanda-tanda akan melahirkan. Aku juga tanya dengan teman Indonesia yang sama-sama tinggal di Brno, dia bilang sebentar lagi akan terasa kontraksi. 

      Aku masih santai saja dan tidur seperti biasa malamnya. Tapi beberapa lama setelah tidur aku mulai merasa perutku mulas, tapi masih bisa ditahan, dan aku juga tidak bangun dari tidur karena masih ngantuk sekali. Rasa mulas itu semakin lama semakin terasa sampai akhirnya jam 12 malam aku terbangun dari tidur. Setiap terasa mulas, aku mencatat waktunya, lalu kembali tidur. Masih 15 menit sekali. Begitu terus dan kami memutuskan untuk ke rumah sakit jam 7 pagi, saat itu kontraksi sudah terasa setiap 10 menit sekali. 

      Sebelum berangkat aku mandi dan bersiap-siap, tidak lupa makan untuk mengisi tenaga dengan mi instan rasa Bulgogi yang dibawakan oleh ibuku dari Indonesia. Di dalam taksi menuju ke rumah sakit, aku makan es krim.

      Kami menuju Fakultni Nemocnice Brno. Sampai di rumah sakit niatnya registrasi dulu, cek bukaan, dan nongkrong di cafe sambil menunggu bukaan lebih banyak. Tapi begitu cek sudah bukaan 2, suster langsung menyuruhku untuk bersiap masuk ke ruangan bersalin. Di Ceko, ruangan bersalin disebut dengan porodni box atau kalau diterjemahkan kasar menjadi kotak bersalin. Isinya ada tempat tidur yang bisa diatur, lemari baju, dan kamar mandi dengan shower. 

      Aku disuruh ganti baju rumah sakit dan menunggu pembukaan lebih banyak sambil duduk-duduk di bola senam. Setelah menunggu beberapa lama, suster mengecek pembukaanku lagi. Sayangnya pembukannya masih sama, pembukaan 2. Suster lalu membawakan air hangat yang tergantung seperti infus, lalu menyemprotkannya ke dalam pantat, tujuannya memancing kotoran dalam perut untuk keluar sehingga ruang di dalam perut lebih luas, pembukaan lebih cepat, dan bayi lebih mudah keluar. Setelah buang air besar, aku disuruh mandi dengan air hangat. Rasanya segar sekali, badan menjadi jauh lebih rileks. 

      Setelah itu aku dicek lagi, pembukaan menjadi bukaan 5. Saat itu kontraksi sudah mulai sering, mungkin sekitar 3 menit sekali. Suster memasang alat di perutku untuk mendeteksi detak jantung bayi.

      Aku disuruh menunggu lagi dan setelah beberapa lama suster kembali mengecek pembukaan, tapi masih tetap sama. Suster bertanya apakah aku ingin ketuban dipecahkan agar proses menjadi lebih cepat, aku mengiyakan. Mereka menggunting lapisan penutup air ketuban, tapi tidak terasa sakit. Setelah itu aku disuruh mandi air hangat lagi. Kalau mandi air hangat rasanya nyaman sekali, rasanya malas sekali kembali ke tempat tidur untuk melahirkan. Aku membayangkan mungkin enak sekali rasanya melahirkan dalam air hangat (water birth) dengan badan yang lebih santai. 

      Suster bertanya apakah aku mulai terasa ada tekanan dari perut seperti perasaan ingin buang air besar, aku bilang tidak. Tapi saat itu kontraksi rasanya sudah jauh lebih sering, kurang dari 1 menit sekali. Suster bertanya lagi apakah aku ingin memakai epidural, aku melirik ibuku, katanya beliau dulu tidak pakai, jadi aku bilang saja aku tidak perlu sambil meyakinkan diri dalam hati aku bisa melalui rasa sakit yang rasanya semakin menjadi-jadi ini. 

      Kontraksi semakin sering, mungkin 20 detik sekali. Rasanya sakit sekali, aku mulai tidak bisa berpikir. Teori yang yang sudah aku baca dan diajarkan oleh budeku pun mulai sulit untuk dilakukan. Harusnya tetap tenang dan diam, aku tidak tahan untuk tidak mengerang-erang. :( Suster terus berusaha menyemangati aku dan mengingatkan untuk menarik napas panjang dan berusaha menggembungkan perut agar bayi tetap mendapat oksigen. 

      Suster mengecek pembukaan lagi, katanya masih belum sempurna dan menyarankan untuk memakai epidural, selain untuk mengurangi rasa sakit, juga agar otot menjadi lebih lemas sehingga pembukaan cepat sempurna. Aku setuju saja, saat itu benar-benar sudah tidak bisa berpikir. 

      Datanglah dokter spesialis anastesi, menyuruhku untuk tidur meringkuk lalu menyuntikkan epidural ke sela tulang punggungku. Setelah beberapa lama rasa sakit bertambah disertai rasa ingin mengejan, tapi aku tahan, aku menunggu aba-aba dari suster. 

      Suster mengecek pembukaanku. Setelah dicek sempurna, aku diijikan untuk mengejan. Suster menyuruhku mengejan ketika kontraksi terasa dengan cara menarik napas dalam-dalam dengan mulut terbuka, lalu menutup mulut rapat-rapat dan mendorong kuat-kuat. Suster juga melakukan episotomi sambil terus mengontrol detak jantung bayi dengan alat yang ditempel ke perutku. Benar seperti yang budeku pernah bilang, episiotomi tidak terasa sakit lagi karena dorongan bayi membuat otot menjadi mati rasa seperti efek bius lokal. Setelah beberapa kali mengejan akhirnya jam 15:40 terdengar suara tangisan buah hati kami. Alhamdulillah.


      Bayi lalu ditaruh di atas perutku sebentar, lalu diukur berat dan panjangnya. Setelah itu lukaku dijahit dan aku disuruh mandi lalu pindah ke ruang rawat tempat menginap. 

      Hah fiuh, akhirnya merasakan juga perjuangan seorang ibu melahirkan. Tapi seperti yang orang-orang bilang, rasa sakitnya segera hilang setelah melihat anak kita lahir dengan selamat. :)


      Pengalaman menginap di rumah sakit Brno, Ceko, juga cukup menarik. Sepertinya berbeda dengan rumah sakit di Indonesia. Selengkapnya aku tulis di sini.

Wednesday, May 21, 2014

I'm sorry - Shin Seung Hoon (신승훈)



I’m Sorry 숨길 수가 없나 봐 나의 눈물이 너도 힘들 텐데
[I'm sorry, sumgil suga eobna bwa naui nunmul-i neodo himdeul tende]
I’m Sorry 겨우 할 수 있는 말 내가 없이도 넌 괜찮은 거니 
[I'm sorry gyeou hal su inneun mal naega eobsido neon gwaenchanh-eun geoni]
사랑했던 나를 반쯤은 미쳐있던 나를
[saranghaetdeon naleul banjjeum-eun michyeoitdeon nareul]
널 위해 꿈을 꾸던 나를 

[neol wihae kkum-eul kkudeon nareul]
한 번쯤 돌아보며 울어주길 바라나 봐 

[han beonjjeum dol-abomyeo ul-eojugil barana bwa]

아직도 내 기억들이 따끔거리길

[ajigdo nae gieogdeuri ttakkeumgeoligil]
내 소식 전해들은 날엔 바람이 차길

[nae sosig jeonhaedeureun naren barami chagil]
기웃거리는 내 마음 알아차리길
[giutgeolineun nae ma-eum arachaligil]
이런 바램이, 내 못난 사랑이 너를 더욱 아프게 하길

[ireon baraemi, nae motnan sarangi neoreul doug apeuge hagil]

Sorry 내게 가르쳐 줄래 우리 사이에 남은 건 있는지

[Sorry naege gareuchyeo jullae uri saie nameun geon inneunji]
Sorry 아직 기다리나 봐 대답이 없음도 대답일 텐데

[Sorry ajig gidarina bwa daedabi eobseumdo daedabil tende]

헤어지던 날이 모든 게 무너지던 밤이 

[heeojideon nari modeun ge muneojideon bami]
끝내 다 하지 못한 말이 

[kkeutnae da haji mothan mal-i]
나처럼 너에게도 남아 있길 바라나 봐 

[nacheoreom neoegedo nam-a itgil barana bwa]

아직도 내 기억들이 따끔거리길

[ajigdo nae gieogdeuri ttakkeumgeorigil]
내 소식 전해들은 날엔 바람이 차길

[nae sosig jeonhaedeureun naren barami chagil]
기웃거리는 내 마음 알아차리길

[giutgeorineun nae ma-eum arachaligil]
이런 내 바램이, 내 못난 사랑이 너를 더욱 아프게 하길

[ireon nae baraemi, nae motnan sarangi neoreul doug apeuge hagil]

나의 욕심이 더 커지지 않게 너를 위해서 내가 꼭 해야 하는 건

[naui yogsimi deo keojiji anhge neoreul wihaeseo naega kkog haeya haneun geon]

한 걸음 물러나 너를 보내주는 일

[han georeum mulleona neoleul bonaejuneun il]
나 무심한 척 너의 곁을 지나치는 일

[na musimhan cheog neoui gyeoteul jinachineun il]
기웃거리는 내 마음 타이르는 일

[giutgeorineun nae ma-eum taireuneun il]
보고 싶어도 참아야 하는 일 서둘러서 잊어주는 일

[bogo sip-eodo cham-aya haneun il seodulleoseo ij-eojuneun il]

거짓말이야 

[geojitmariya]

지금도 니가 보고 싶어

[jigeumdo niga bogo sipeo]

Friday, March 28, 2014

Trip to Nusa Lembongan, Bali

Bali island is very famous, even more famous than Indonesia itself. Known as land of god and goddess, beautiful culture, and amazing view. I usually recommend my foreign friends to go to Bali.

Sure Bali island is beautiful, but I was a little bit disappointed because I came there with a big expectation of crystal clear water beach. I didn't bothered, because the next day we went to Nusa Lembongan, one of triplet Nusa island in Bali. It took about 30 minutes by boat from Sanur. The return ticket was 130.000 Rupiahs per person. There I enjoyed swimming in clear beach, playing sand, snorkeling, go to mangrove forest, and saw sunset!

Nusa Lembongan
Welcome to Nusa Lembongan!

We rent a motorcycle for 50 thousand rupiahs per day (not including the gasoline which usually sold for 7 ~ 12 thousand rupiahs per litter) and go around the island. The road not really good and a little bit steeping but the view around the island is very nice, specially at the Panorama Point.


Panorama Point at Nusa Lembongan

From Nusa Lembongan, we can go to another island, Nusa Ceningan through a suspension bridge. The bridge is quite narrow, only one motorcycle can pass at a time, so you have to wait if a motorcycle passing the bridge. It is a little bit far from Nusa Lembongan to Nusa Ceningan, and the road is quite rough, so I recommend not to use bycycle to do that.

There are also nice beaches in Nusa Ceningan, but the island is a lot more quite and empty compare to Nusa Lembongan or Nusa Penida.

Blue Lagoon on Nusa Ceningan. Super !!!

At the top of the island, there is a mangrove forest. Sure we wont miss a chance to have a look. We rent boat for one round trip and it was 60.000 Rupiahs.



Close to mangrove area, a lot of people live by farming seaweed

Seaweed farm

The next day we went snorkeling. Different from Gili where there is public boat snorkeling (a boat for different groups), in Nusa Lembongan the boat is rented privately. It usually cost 150.000 Rupiahs for about 3 hours around Mangrove area, 250.000 Rupiahs for Mangrove area and Wall bay area, 650.000 for Mangrove area and Manta point area. Well, if you want to get cheaper price, try to bargain! The price includes fin and snorkel mask.



Don't say you went to Indonesia if you didn't do snorkeling !!!   *kidding*


Feeding fish at Nusa Lembongan


I will say that Mangrove point is super! It was not too deep (quite shallow), not to far from the island which means cheap to rent the boat, clear water, beautiful coral, a lot of colorful fishes, yes, really perfect place for beginner snorkeler !!!

Well, I really enjoyed my Nusa Lembongan trip. It was just two months ago, but I MISS BEACHES ALREADY! Can't wait to explore other islands in Indonesia!

Friday, February 28, 2014

Aplikasi visa long-term residence Ceko



Aplikasi visa jangka panjang (long-term residence permit) untuk visa keluarga (family reunion) ke Republik Ceko (Czech Republic) susah-susah gampang. Detailnya disini. Disini saya akan menceritakan tahap-tahap ketika membuat visa dulu.

1. Membuat janji melalui sistem online di https://visapoint.eu/disclaimer
  Jika tidak membuat janji terlebih dahulu, biasanya tidak diterima. Untuk visa jangka panjang biasanya hari Senin, dan visa Schengen jangka pendek biasanya hari Selasa dan Kamis.

2. Download dan isi formulir visa jangka panjang

3. Persiapkan dokumen:
   - Formulir visa jangka panjang
    - Paspor dan fotokopi paspor pemohon
    - 2 lembar pasfoto ukuran 3,5 x 4 cm dengan latar belakang putih 
    - Bukti dana biaya hidup selama di Ceko (misalnya dengan bukti uang di bank) dalam bahasa Ceko
    - Fotokopi dan dokumen bukti hubungan keluarga dengan orang tua/pasangan/saudara di Ceko (misalnya akta nikah, akta lahir, dll) dalam bahasa Ceko dan sudah di apostile (dilegalisir oleh lembaga yang terkait. Misalnya buku nikah Indonesia harus dilegalisir oleh kecamatan, kementrian agama, kementrian hukum, dan kementrian luar negeri)
    - Dokumen yang menyatakan ketersediaan akomodasi selama di Ceko dalam bahasa Ceko dengan nama pemohon visa di dalamnya
    - SKCK dari negara tempat pemohon tinggal selama lebih dari 6 bulan berturut-turut selama 3 bulan terakhir yang sudah di apostile (dilegalisir oleh kepolisian, kementrian hukum, dan kementrian luar negeri)
    - Asuransi kesehatan yang berlaku di Ceko dengan nilai paling sedikit 60.000 Euro yang mencangkup waktu tinggal selama di Ceko (Asuransi diberikan ketika visa sudah jadi dan akan diambil)
 
   Untuk dokumen yang belum diterjemahkan ke dalam bahasa Ceko akan dikenai biaya 365.000 rupiah per lembar/dokumen.

4. Datang ke kedutaan Republik Ceko di Jakarta pada waktu yang dijanjikan dan menyerahkan dokumen yang sudah disiapkan.



Address:Jl. Gereja Theresia 20, Menteng, Jakarta 10350
Telephone:+62 21 2396112 or +62 21 2396113
Fax:+62-21-3904078
  
E-Mail:jakarta@embassy.mzv.cz
Website:www.mzv.cz/jakarta
  
Office hours:Monday - Friday, 8:00 - 16:00

   Cek waktu libur Kedutaan Ceko disini sebelum berangkat.

5. Biasanya kedutaan akan mengabari jika ada dokumen yang kurang atau harus dilengkapi. Setelah itu akan diminta untuk sidik jari.

6. Pembuatan visa biasanya memakan waktu 40~60 hari. Kedutaan akan memberi tahu jika visa sudah jadi. Kita bisa mengambil visa dengan membawa asuransi kesehatan yang sudah disiapkan.


7. Visa yang diberikan oleh kedutaan biasanya hanya 60 hari. Ketika sudah sampai di Ceko, kita harus melaporkan diri ke imigrasi setempat maksimal 3 hari setelah kedatangan untuk mendapat ID card/ alien card dengan membawa fotokopi asuransi kesehatan, dokumen tempat tinggal, dan dokumen hubungan dengan orang tua/pasangan/saudara.

8. ID card biasanya jadi dalam waktu 2 minggu. Pengambilan bisa dilakukan dengan membawa surat pengambilan ID card yang diberikan petugas imigrasi dan materai senilai 2.500 Koruna (bisa dibeli di imigrasi).


Alien card Ceko


   Jadi kita tidak membayar biaya ketika applikasi visa tapi membeli materai ketika pengambilan ID card.


Semoga bermanfaat. :)